Kampus Megah yang Gak Mahal? Ya Pelita Bangsa

Siti Maharani (171801002), Sekolah Tinggi Agama Islam, Ekonomi Syariah.

PELITA BANGSA UNIVERSITY

FAKULTAS STAI, STT dan STIE

MY DREAM DESTINATION

Temen-temen bantu doa semoga bisa kecapai ke tempat-tempat ini, hehe.

KRITIK DAN SARAN

Sangat di persilahkan untuk yang ingin memberikan saran dan kritik, bisa langsung hubungi kontak yang tersedia

AND ENJOY IN THIS NEW BLOG GUYS

Selamat Datang Di Blog Siti Maharani

STAI PELITA BANGSA

http://www.staipelitabangsa.ac.id/2017/08/

Rabu, 10 April 2019


KUCING KESAYANGAN NABI 


Muezza (atau Mu'izza) (معزة) adalah kucing kesayangan dari Nabi Muhammad.[2] Berdasarkan suatu riwayat, Nabi Muhammad terbangun mendengar suara Azan. Nabi Muhammad mempersiapkan diri dan berpakaian; namun, Nabi Muhammad menemukan Muezza tidur beralaskan jubah dia. Dibandingkan mengganggu tidur Muezza, Nabi Muhammad kemudian memotong sebagian jubahnya, meninggalkan Muezza tetap tidur; ketika Nabi Muhammad kembali dari salat, Nabi Muhammad menerima penghormatan dari Muezza sebagai tanda terima kasih. Kemudian Nabi Muhammad mengelus kucing kesayangannya sebanyak tiga kali. Keakuratan cerita ini belum dapat diklarifikasi, karena tidak ada dalamAl-Qur'an dan Hadits.
Terdapat pendapat, apabila Nabi Muhammad memberikan ceramah dalam rumah, Nabi Muhammad selalu memangku Muezza dalam pangkuannya.[3] Nabi juga menggunakan air wudhu yang telah digunakan Muezza untuk minum.[4] Terutama untuk meneladani Nabi Muhammad atas sayangnya kepada Muezza, seorang Muslimdiminta untuk menyayangi kucing. Perlakuan kasar kepada binatang merupakan salah satu tindakan jahat yang paling buruk dalam Islam.[5][6]


SIAPAKAH BELIAU ?



Sunan Gunung Jati adalah seorang ulama yang menjadi salah satu anggota dari dewan da’wah atau dewan mubaligh Walisongo. Beliau berperan sebagai salah satu penyebar agama Islam di Jawa Barat, utamanya di wilayah Cirebon. Banyak pendapat siapa sebenarnya Sunan Gunung Jati itu. Namun nama asli Sunan Gunung Jati sendiri andalah Syarif Hidayatullah.
Raden Syarif Hidayatullah lahir pada 1448 Masehi dengan ayah bernama Syarif Abdullah Udatuddih bin Ali Nurul Alim (Salah satu penguasa dari Mesir) dengan Nyai Rara Santang, putri dari Kerajaan Padjajaran dengan ayah Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi. Saat Nyai Rara Santang masuk islam, beliau merubah nama menjadi Syarifah Mudaim.
Raden Syarif Hidayatullah menginjakkan kaki di tanah jawa, tepatnya Cirebon pada tahun 1470 Masehi. Dan karena dukungan dari Kesultanan Demak dan Raden Walangsungsang atau raja Cirebon pertama selaku paman Raden Syaruf Hidayatullah, beliau kemudian diangkat sebagai Raja Cirebon kedua setelah pamannya tersebut pada tahun 1479 Masehi dengan gelar Maulana Jati.
Terdapat beberapa sumber yang menyebutkan bahwa Sunan Gunung Jati adalah Fatahillah atau Falatehan. Namun kenyataannya, Sunan Gunung Jati dan Fatahilla adalah dua orang yang berbeda. Sunan Gunung Jati adalah seseorang yang telah lama bermukim di Cirebon, sedangkan Fatahillah adalah seorang pejuang Demak yang berasal dari Negeri Pasai atau Malaka.
Ketika wilayah Malaka jatuh ke tangan penjajah Portugis. Raden Fatahillah berpindah dari Malaka ke Demak, dan adiknya di nikahkan dengan Raden Trenggono. Sebagai seorang pejuang, selanjutnya Fatahillah di tugaskan ke Jawa Barat. Fatahillah bersama dengan para pengikut Sunan Gunung Jati menyerang Banten dan Sunda Kelapa yang dikuasai oleh Padjajaran.

Makna Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Seperti kita telah ketahui, ada tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga hal ini merupakan faktor penting bagi negara kita.

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Sesuai namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan oleh para pemuda. Mereka kemudian menjadikannya sebagai dasar untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Para pemuda tidak lagi berjuang sendiri, melainkan bersamasama.

Perlu kita ketahui, Sumpah Pemuda tidak lahir begitu saja. Banyak hal yang melandasi para pemuda bertekad untuk bersatu. Mereka berpikir tidak akan bisa membuat Indonesia merdeka jika berjuang di kelompok sendiri.

Kegagalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia membuat mereka sadar bahwa rasa nasionalisme harus dipadukan. Karena itu, diadakanlah Kongres Pemuda I dan II. Mereka menjadi satu, menjadi “Pemuda Indonesia”.
Bertolak Belakang

Semangat persatuan para pemuda dulu harus diikuti pemuda masa kini. Yaitu, mengisi kemerdekaan dengan hal positif yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Dream Destination




Sejarah Petra (Yordania)

Pada tahun 2007 UNESCO di bawah PBB menetapkan sebuah situs unik sebagai salah satu 7 keajaiban dunia. Penetapan tersebut mengundang banyak mata lensa agar segera mendatanginya. Petra adalah situs warisan dunia tersebut yang berada di Amman, Yordania. Perjalanannya menuju pusat kebudayaan tersebut tidak terlalu sulit. Bahkan karena statusnya yang telah mendunia, pemerintah setempat telah menyediakan banyak kendaraan umum berupa bus di wilayah Amman.
Sebenarnya Petra sudah diakui sebagai warisan dunia sejak 1985. Namun UNESCO baru meresmikan sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia pada 2007 setelah situs ini melalui banyak proses. Dukungan masyarakat berupa vote (suara) dan pesan singkat menjadi penentu kemenangan situs bersejarah Petra. Sejarah bangunan ini pun dapat disandingkan dengan sejarah Taj Mahal di India dan sejarah Piramida Mesir.
Harga tiket masuk Petra tergolong mahal. Namun tingginya harga tiket wajib akan sebanding dengan pengalaman serta atmosfer memasuki kota kuno yang dikabarkan pernah hilang dari sejarah. Harga masuk sekali kunjung bagi para wisatawan adalah sebesar 50 JD yang jika dikonversikan ke rupiah sekitar Rp. 700.000,00.
Harga tiket telah meliputi semua fasilitas yang ada di kawasan situs Petra. Ada banyak kuda yang memang disiapkan oleh pihak pengelola bagi para pengunjung situs Petra. Pengalaman berkeliling situs kuno berupa bangunan batu dengan cara menunggangi kuda pastinya akan menjadi salah satu impian para traveller dunia.
Dalam bahasa Yordania sendiri Petra diartikan sebagai batu. Hal ini dikarenakan situs bangunan kuno tersebut tepahat dari batu-batu yang menjadi sebuah kota. Bangunan-bangunan dari batu berukuran super besar tidak dibuat menjadi gua sebagaimana bangunan purbakala pada umumnya. Konstruksi dan arsitektur Kota Petra menyuguhkan bangunan-bangunan megah ala sebuah peradaban misterius.
Para arkeolog dan ilmuwan dunia merasa tertarik dengan situs Petra. Sayangnya hingga kini mereka belum dapat menguak bagaimana cara suatu bangsa kuno membangun sebuah kota dari bahan bebatuan hingga menyerupai bangunan bertekhnologi tinggi. Ada lorong-lorong sempit sepanjang 1 km di antara kota.
Petra Treasury
Dari sekian banyak bebatuan yang terpahat di Kota Petra, ada sebuah bangunan utama di sana. Bangunan ini merupakan sebuah istana berwarna kemerahan. Bayangkan saja bagaimana sejarah masa lalu memahat batu-batu dari bongkahan menjadi istana megah. Pastinya para penghuni Petra bukanlah sembarang bangsa berperadaban.
Sebagaimana bangunan-bangunan kuno bersejarah yang ada di seluruh dunia. Petra pun masih memiliki sisi magis karena ternyata ada maka raja-raja di kawasannya. Beberapa bagian bangunan yang sudah mengalami keruntuhan diperkiran berupa bekas gedung teater bermuatan 4.000 orang dan fasilitas umum seperti taman bermain.
Sama seperti sejarah Piramida Mesir dan sejarah Chichen Itza di Mexico, sejarah Petra diawali dari masa sebelum masehi (SM). Tepatnya tahun 9 – 40 SM, ada sebuah kerajaan besar bernama Nabatean dengan raja pertamanya bernama Aretas IV. Lokasinya yang berada di kawasan Timur Tengah membuat kerajaan ini sebenarnya terancam oleh alam. Badai pasir dari gurun-gurun gersang adalah salah satu ancaman bagi kehidupan di Nabatean.
Bangsa Kuno Tapi Lebih Modern
Bangsa Nabatean adalah penduduk asli dari Arab Barat Laut. Mereka hidup secara nomaden (berpindah-pindah) selayaknya masyarakat di zaman kuno. Wilayah nomaden mereka masih berada di kawasan Yordania. Para Nabatean ini baru membuat sebuah kerajaan pada abad 312 SM. Seiring waktu, Kerajaan ini pun berkembang pesat hingga membuahkan karya peninggalan semegah Petra.
Petra merupakan ibukota bagi Kerajaan Nabatean. Karena menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan peradaban, maka Petra harus dibangun secara proporsional. Pembangunannya memperhitungkan kemungkinan serangan badai pasir dan serbuan musuh kerajaan. Akhirnya dipilihlah lokasi terbaik di Lembah Wadi Araba agar dapat terlindung dari bahaya kedua ancaman tersebut.
Rupanya peradaban modern memang bukan peradaban canggih pertama di bumi. Orang-orang Petra menjadi salah satu pendahulu yang memiliki tingkat kecanggihan tekhnologi tinggi. Di zaman penuh batu tersebut, mereka telah memanfaatkan pompa hidrolik sebagai bagian dari sistem pengairan sehari-hari. Warisan tersebut sampai saat ini dalam kondisi baik dan dapat menjadi petunjuk bagi para sejarawan untuk semakin menguak misteri sejarah Petra.
Yang disayangkan banyak orang dan pengamat seni adalah kehilangan Petra. Waktu pastinya adalah tahun 106 Masehi tepat sehabis perang salib berdarah melanda kawasan Timur Tengah. Bangsa Romawi menduduki Petra kemudian kota unik tersebut menghilang pelan-pelan.
Kekuasaan Roma di bawah Kekaisaran Byzantium yang terkenal mendesak Kerajaan Nabatean. Jalur ekonomi antar kerajaan terpuruk karena kalah bersaing. Ditambah beberapa bencana alam berupa gempa bumi semakin memaksa Petra lenyap di pertengahan abad 700 Masehi. Sayangnya tidak ada bukti atau peninggalan yang menceritakan kronologis menghilangnya Petra.
Seorang avonturir dari Swiss bernama Johan Burckhardt penasaran dengan menghilangnya Petra yang misterius. Sejarah tidak dapat mencatat proses menghilangnya kota batu itu. Karenanya Johan merasa harus mengelabui penduduk menjadi penganut agama Islam yang menjadi agama mayoritas di sana. Ia pun mengenakan pakaian Baduin khas penduduk selama melakukan penyelidikan. Di tahun 1812 Masehi ia memperkirakan Petra telah lenyap selama 5 abad.
Bukan hanya terkait dengan sejarah misterius kota kuno. Petra memiliki hubungan baik dengan sejarah agama Islam. Walaupun tidak terkait dengan sejarah Kakbah di Mekkah, namun Petra juga kerap dikunjungi orang-orang Muslim dari seluruh bumi.
Letak Petra
Situs kebudayaan ini lokasinya memang diapit beberapa gunung. Diantaranya yaitu Jabal Harun (Gunung Harun) setinggi 1.350 meter menjadi puncak tertinggi di kawasan tersebut. Gunung Harun bernama lain Gunung Hor atau El-Barra ini konon adalah tempat pemakaman Nabi Harun as. Beliau merupakan salah satu dari 25 Nabi yang wajib diimani oleh para muslim.
Nabi Harun sendiri adalah saudara Nabi Musa as. Dalam sejarah kenabian Islam, mereka berdua saling melengkapi ketika berdakwah. Musuh terbesarnya adalah Raja Fir’aun yang menjadi penguasa peradaban Mesir Kuno. Raja yang ingin disembah menjadi Tuhan itu memiliki banyak tukang sihir.
Dengan adanya keterkaitan Petra, Nabi Harun dan Mesir Kuno maka sangat mungkin jika sejarah Petra kental dengan nuansa mistis nan religius. Sekarang sudah ada sebuah Masjid berkubah putih yang dibangun megah di Jabal Harun sebagai tempat wisata religi bagi ummat Muslim maupun umum.
Masjid putih tersebut dibangun pada abad ke-14 dan diyakini sebagai tempat persinggahan Nabi Harun beserta saudaranya ketika hendak melaksanakan tugas menemui Fir’aun dari Mesir.
Bangunan Petra
Hampir sama dengan ketinggian peradaban Suku Maya yang tercermin dalam sejarah Chichen Itza. Sejarah Petra memang menakjubkan. Bangunan ini berupa taman bebatuan yang membentuk suatu kawasan. Di dalam bangunannya ada makam, biara, kuil, istana bahkan tempat persembahan bagi kepercayaan Paganisme.
Arsitektur yang dipakai menyusun Petra sangat sulit disaingi arsitektur masa kini. Seluruh bangunan kotanya dibuat dari batu pasir. Gayanya meniru model bangunan Timur Tengah dan wilayah Arab. Seni serta ornamen sebagai pengindahnya dipastikan selalu ada di setiap jenis bangunan.
Sejarah Petra belum dapat diungkap sepenuhnya. Mengingat hilangnya kota besar sebagai pusat peradaban di atas bumi, pastinya kemegahan Petra yang ada sekarang ini belum mencapai keseluruhan kota.
Dihitung oleh Arkeolog dari Universitas Yamouk di Yordania bernama Zeidoun Al Muheisen, Petra yang dilihat orang-orang saat ini hanya 15 % dari total peninggalan Kota Petra. Mereka belum dapat menyentuh 85 % sisanya karena kesulitan dengan terkuburnya  di bumi dalam waktu panjang.
Jika para arkeolog berhasil menggali sisa peninggalan Petra di bawah permukaan bumi, maka ini adalah penemuan agung sepanjang sejarah. Pastinya dengan terungkapnya bangunan secara penuh maka peradaban Suku Nabatean semakin mudah dipelajari. Sejauh ini, Suku Nabatean hanya diketahui berperan penting dalam bidang apapun di seluruh Jazirah Arab dan Timur Tengah. Belum ada detail yang dapat menjelaskan peranan mereka terhadap kehidupan masyarakat.

Sabtu, 06 April 2019

TULIPA PULCHELLA

Bunga Tulip (Tulipa pulchella)
Bunga tulip adalah bunga yang cantik, indah dan mempunyai beraneka warna hijau, putih, kuning, merah dan lain-lain. Bunga tulip fungsinya sebagai tanaman hias yang ditaruh di halaman, bunganya kadang di taruh di vas bunga untuk memperindah tampilan ruangan. Bunga tulip mempunyai nama lain Tulipa pulchella. Bunga tulip berasal dari negara Belanda. Bunga tulip berkembang biak dengan cara umbi dan biji. Bunga tulip merupakan ciri khusus negara Belanda. Bunga tulip artinya melambangkan cinta. Bunga Tulip juga merupakan bunga nasional Iran dan Turki. Bunga tulip mempunyai 100 spesies yang termasuk ke dalam keluarga Liliaceae. Bunga tulip mekar pada musim musim dingin antara bulan maret sampai april. Bunga tulip ini mempunyai habitat di daerah yang bersuhu dingin seperti daerah pegunungan. Bunga tulip bisa ditanam di Indonesia tapi hanya untuk sebagian daerah contohnya di daerah Malang Batu. 

Ciri-ciri Bunga Tulip dan Penjelasannya :
  • Bunga tulip merupakan jenis bunga keluarga liliaceae, dengan bentuk cukup besar yang sangat indah dengan 6 helai daun mahkota.
  • Bunga ini juga merupakan jenis bunga tahunan berumbi, dengan ketinggan 10-70 cm, serta memiliki daun berlilin dengan bentuk memanjang dan sempit yang berwarna hijau kebiru-biruan.
  • Bunga tulip pun memiliki banyak variasi warna yang sangat indah dan mempesona yaitu putih, jingga, kuning, orange, merah, pink, hijau, biru dan juga ungu.
  • Adapun beberapa variasi bunga tulip yaitu: Single Early Tulips, Triumph Tulips, Double Early Tulips, Darwin Hybrid Tulips, Lily Flowered Tulip, Single Late Tulip, Fringed Tulip, dan Viridiflora.
  • Bunga tulip juga dapat menghasilkan biji-biji berbentuk bundar pipih yang dibungkus kapsul kering, dan bunga tulip berkembang melalui umbi dan biji.
  • Bunga tulip dapat tumbuh baik di kawasan yang memiliki suhu rendah, seperti daerah pegunungan yang merupakan tempat paling cocok untuk tulip.
Manfaat dan Khasiat Bunga Tulip
  • Anemia, 
  • Memar, 
  • Kepekatan darah tidak normal, 
  • Stagnasi darah, 
  • Kanker darah,
  • Tekanan darah tinggi dan darah rendah,
  • Pendarahan di dalam, 
  • Gangguan sirkulasi darah, 
  • Sakit punggung,
  • Parasit dalam darah (pada bunga tulip merah)